Chapter
3
SISTEM INFORMASI, ORGANISASI, DAN
STRATEGI
Kisah Sears
menggambarkan beberapa cara bahwa sistem informasi membantu bisnis bersaing,
dan mengungkapkan tantangan mempertahankan keunggulan kompetitif.. Pada suatu
waktu, Sears adalah pengecer atas di Amerika Serikat, tetapi perusahaan
tersebut berjuang dengan semua ini tekanan persaingan dan mencari strategi bersaing
untuk kembali bangkit. Dengan segala akun, Sears adalah merek memudar dibebani
dengan terlalu banyak toko fisik bermasalah di lokasi yang tidak diinginkan.
Selama bertahun-tahun, telah mencoba banyak kompetitif strategi-merger yang
berbeda, kampanye promosi, dan toko renovasi, dan berbagai inisiatif teknologi.
Tidak ada telah mampu membendung gelombang tinta merah. Inisiatif Sears terbaru
menggunakan perpaduan teknologi dan kesetiaan-penghargaan program dengan harapan
pertambangan lebih agresif data pelanggan akan memungkinkan toko untuk
menawarkan pelanggan saham inginkan dan memberikan pengalaman membeli superior.
Studi kasus menunjukkan bagaimana jelas sulit ini akan tercapai. Keduanya
mendapatkan kembali momentum yang kompetitif dan mempertahankan keunggulan
kompetitif tidak mungkin untuk sears, mengingat sejarahnya salah langkah dan
brand image yang rusak tersebut. Teknologi saja tidak akan mampu memecahkan
masalah Sears sampai perbaikan citra merek ternoda dan menciptakan model bisnis
yang lebih kuat.
A. Organisasi dan Sistem Informasi
Sistem
informasi dan organisasi mempengaruhi
satu sama lain. informasi Sistem yang dibangun oleh
manajer untuk melayani kepentingan
perusahaan bisnis.
Pada saat yang sama, organisasi harus menyadari dan terbuka untuk
pengaruh sistem informasi untuk mendapatkan keuntungan dari teknologi baru.
Interaksi antara teknologi informasi dan organisasi adalah
kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor mediasi, termasuk organisasi
struktur, proses bisnis, politik, budaya, lingkungan sekitar,
dan keputusan manajemen.
Pada saat yang sama, organisasi harus menyadari dan terbuka untuk
pengaruh sistem informasi untuk mendapatkan keuntungan dari teknologi baru.
Interaksi antara teknologi informasi dan organisasi adalah
kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor mediasi, termasuk organisasi
struktur, proses bisnis, politik, budaya, lingkungan sekitar,
dan keputusan manajemen.
1. Apakah
Organisasi?
Organisasi yaitu struktur sosial yang
mengambil dari sumberdaya di olah dengan proses sehingga menghasilkan Output,
definisi didasari oleh 3 elemen organisasi, organisasi lebih sering di sebut entitas hukum formal dengan
aturan dan prosedur internal yang
harus mematuhi undang-undang.
Organisasi juga sangat berkaitan dengan sistem informasi
tehnologi, yang mana saling melengkapi
satu sama lain yang membuat suatu aktifitas dalam organisasi menjadi
efektif dan efisien, hal ini tidak terlepas dari sistem manajemen yang di
padukan dengan tehnologi sehingga memudahkan dalam proses dalam suatu
organisasi.
Hubungan antara organisasi dan tehnologi
nformasi

2. Fitur
organisasi
Fitur organisasi adalah Mereka
adalah birokrasi
dengan divisi yang jelas tenaga kerja dan spesialisasi. organisasi
mengatur spesialis dalam hirarki kewenangan di mana setiap orang bertanggung jawab
kepada seseorang dan wewenang terbatas pada tindakan spesifik diatur oleh
aturan abstrak atau prosedur. Semua fitur ini mempengaruhi jenis sistem informasi yang digunakan oleh organisasi, berikut merupakan fitur-fitur dalam organisasi:
dengan divisi yang jelas tenaga kerja dan spesialisasi. organisasi
mengatur spesialis dalam hirarki kewenangan di mana setiap orang bertanggung jawab
kepada seseorang dan wewenang terbatas pada tindakan spesifik diatur oleh
aturan abstrak atau prosedur. Semua fitur ini mempengaruhi jenis sistem informasi yang digunakan oleh organisasi, berikut merupakan fitur-fitur dalam organisasi:
a.
Rutinitas
dan Proses Bisnis
Rutinitas
disebut prosedur operasi standar yang tepat
aturan, prosedur, dan praktik-praktik yang telah dikembangkan untuk mengatasi hampir semua situasi yang diharapkan pada proses bisnis, proses bisnis ini juga dilakukan dengan berulang-ulang dalam waktu yang panjang, proses bisnis itu sendiri merupakan suatu kegiatan untuk menghasilkan profit.
aturan, prosedur, dan praktik-praktik yang telah dikembangkan untuk mengatasi hampir semua situasi yang diharapkan pada proses bisnis, proses bisnis ini juga dilakukan dengan berulang-ulang dalam waktu yang panjang, proses bisnis itu sendiri merupakan suatu kegiatan untuk menghasilkan profit.
b.
Politik
organisasi
Resistensi
politik adalah salah satu kesulitan
besar membawa
tentang organisasi perubahan-terutama perkembangan sistem informasi yang baru. Sistem informasi Hampir semua besar investasi oleh perusahaan yang
membawa perubahan signifikan dalam strategi, tujuan bisnis, bisnis
proses, dan prosedur menjadi acara bermuatan politis. Sehingga dalam menjalankan semua sesuai dengan yang direncanakan ataupun prosedural harus mempertahan sumber daya agar tercapai target.
tentang organisasi perubahan-terutama perkembangan sistem informasi yang baru. Sistem informasi Hampir semua besar investasi oleh perusahaan yang
membawa perubahan signifikan dalam strategi, tujuan bisnis, bisnis
proses, dan prosedur menjadi acara bermuatan politis. Sehingga dalam menjalankan semua sesuai dengan yang direncanakan ataupun prosedural harus mempertahan sumber daya agar tercapai target.
c.
Budaya
Organisasi
Buadaya organisasi
yaitu suatu nilai yang mengandung kuat dalam suatu organisasi. Budaya dalam
organisasi akan mempengaruhi kegitan dalam sebuah organisasi. Kuat lemahnya
budaya dalam suatu organisasi di cerminkan oleh kebijakn-kebijakn yang di
terapkan dalam sebuah organisasi.
d.
Lingkungan
organisasi
Organisasi
dan lingkungan memiliki
hubungan timbal balik.
Di satu sisi, organisasi
terbuka untuk, dan tergantung pada lingkungan sosial dan fisik yang
mengelilingi mereka.
e. Struktur
organisasi
Yaitu sebuah hieraki kepeminpinan dari
atas sampai ke bawah, dalam struktur organisasi sering terjadinya masalah
dengan sistem informasi, dengan adanya struktur yang bagus, sesuai dengan
fungsinya tersendiri maka organisasi tersebut akan berjalan sesuai dengan
planning.
f. Fitur
Organisasi Lainnya
Organisasi
memiliki tujuan dan menggunakan
cara-cara yang berbeda untuk mencapai mereka. Tujuan dalam organisasi baik berupa tujuan
koersif , tujuan utilitarian,
dan tujuan normatif.
B. Bagaimana Dampak Sistem Informasi Organisasi dan Perusahaan
Bisnis
Sistem informasi sangat mempengaruhi
dalam pengambilan keputusan, sehingga sistem informasi tidak bisa di pisahkan
dari organisasi. Berikut merupakan dampak-dampak keduanya:
1. Dampak Ekonomi
Dari sudut
pandang ekonomi, IT perubahan baik biaya relatif modal dan biaya informasi. Teknologi
informasi sistem dapat dipandang sebagai
faktor produksi yang dapat digantikan untuk modal tradisional dan tenaga kerja. Karena biaya teknologi
informasi menurun, itu menggantikan tenaga
kerja, yang secara historis telah menjadi meningkatnya biaya. Oleh karena itu, teknologi
informasi harus menghasilkan penurunan
jumlah manajer menengah dan administrasi
pekerja sebagai pengganti teknologi informasi untuk kerja mereka
(Laudon, 1990).
Teori transaction cost yang
berpengaruh pada tehnologi informasi dan organisasi

2. Damapak
Organisasi dan Prilaku
Teori yang berbasis di sosiologi organisasi yang kompleks
juga memberikan beberapa pemahaman tentang bagaimana dan mengapa perusahaan
berubah dengan pelaksanaan aplikasi IT baru.
a. IT mendatar
Organisasi
IT mendorong
hak pengambilan keputusan yang lebih rendah dalam organisasi karena karyawan
tingkat rendah menerima informasi yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan tanpa
pengawasan. Karena manajer kini menerima lebih banyak
informasi yang akurat tepat waktu, mereka menjadi jauh lebih cepat dalam
membuat keputusan, sehingga manajer lebih sedikit diperlukan. Biaya manajemen menurun
sebagai persentase dari pendapatan, dan
hirarki menjadi jauh lebih efisien.
b. Organisasi
pascaindustri
Teori pasca-lebih didasarkan pada sejarah dan
sosiologi dari ekonomi juga mendukung
gagasan bahwa IT harus menata hirarki dalam organisasi. Dalam pasca-masyarakat,
otoritas semakin bergantung pada pengetahuan dan kompetensi dan tidak hanya
pada posisi formal. Oleh karena itu, bentuk organisasi merata karena pekerja
profesional cenderung self managing, dan pengambilan keputusan harus menjadi
lebih terdesentralisasi sebagai pengetahuan dan informasi menjadi lebih luas di
seluruh perusahaan.
c.
Memahami Perubahan Resistensi Organisasi
Sistem informasi pasti menjadi terikat dalam politik
organisasi
karena mereka mempengaruhi akses ke sumber daya kunci-yaitu, informasi.
Sistem informasi dapat mempengaruhi siapa melakukan apa kepada siapa, kapan, di mana, dan bagaimana dalam suatu organisasi.
karena mereka mempengaruhi akses ke sumber daya kunci-yaitu, informasi.
Sistem informasi dapat mempengaruhi siapa melakukan apa kepada siapa, kapan, di mana, dan bagaimana dalam suatu organisasi.
3. Internet
dan Organisasi
Internet meningkatkan
aksesibilitas, penyimpanan, dan distribusi informasi dan pengetahuan
untuk organisasi. Pada intinya, internet
mampu secara dramatis menurunkan biaya transaksi dan agensi yang dihadapi
sebagian besar organisasi.
Bisnis dengan cepat membangun kembali beberapa proses
bisnis utama berdasarkan pada teknologi internet dan membuat teknologi ini
komponen kunci dari Infrastruktur IT. Jika jaringan sebelumnya merupakan
panduan, maka hasil akan lebih sederhana darim proses bisnis, karyawan yang
lebih sedikit, dan organisasi datar banyak daripada di masa lalu.
4.
Implikasi Untuk Desain dan Pemahaman Sistem Informasi
Untuk memberikan manfaat asli, sistem informasi harus
dibangun dengan jelas
pemahaman tentang organisasi di mana mereka akan digunakan. Dalam pengalaman kami, faktor organisasi pusat untuk dipertimbangkan ketika merencanakan baru sistem adalah sebagai berikut:
pemahaman tentang organisasi di mana mereka akan digunakan. Dalam pengalaman kami, faktor organisasi pusat untuk dipertimbangkan ketika merencanakan baru sistem adalah sebagai berikut:
·
Lingkungan
di mana organisasi harus berfungsi
·
Struktur
organisasi: hirarki, spesialisasi, rutinitas, dan
proses bisnis
proses bisnis
·
budaya dan politik di organisasi
·
Jenis organisasi
dan gaya kepemimpinan
·
Kelompok kepentingan pokok dipengaruhi oleh
sistem dan sikap
pekerja yang akan menggunakan sistem
pekerja yang akan menggunakan sistem
·
Jenis-jenis
proses tugas, keputusan, dan bisnis yang informasi
Sistem ini dirancang untuk membantu
Sistem ini dirancang untuk membantu
C. Menggunakan Sistem Informasi Untuk Mencapai Keunggulan Kompetitif
Dalam contoh
beberapa perusahaan yang di contohkan, kita dapat menemukan satu perusahaan
yang kinerjanya lebih bagus. Sebagai
contoh dalam perusahaan automotif , toyota lebih mempertimbangkan kinerja
pekerjanya, begitu pula pada perusahaan retail online, yaitu amazon menjadi leader market dan
beberapa perusahaan terbaik dunia lainnya.
Perusahaan yang melakukan lebih dari
perusahaan lain mengatakan mereka memiliki keuntungan yang kompetif yang lebih dari orang
lain. Slah satunya mereka memiliki akses yang bersifat khusus yang mana orang
lain tidak memilikinya, atau mereka bisa menggunakan sumber daya dengan lebih
efisien yang mana memiliki pengetahuan tentang informasi pada aset.
1.
Model Daya Kompetitif Porter
Modelya daya
kompetitif adalah model yang menggambarkan pandangan tentang perushaan secara
umum, pesaing dan lingkungan perusahaan.
a.
Pesaing
tradisional
Pesaing tradisional memperkenalkan produk dan jasa
baru untuk menarik pelanggan, sehingga pelanggan akan terus-menerus menggunakan
produk mereka.
b.
Pemein baru di
pasar
Perusahaan
baru lebih mudah masuk ke pasar di era pasar bebas sekarang ini,
perusahaan baru datang dengan inovasi baru biasanya lebih di minati oleh
konsumen. Adapun cara-cara yang di lakukan dengan memangkas biaya produksi
sehingga dapat menjual barang dan jasa dengan lebih murah.
c.
Produk dan
jasa pengganti
Saat ini barang di pokok yang di butuhkan hari-gari
harganya sangat mahal, dengan adanya barang pengganti di sertai dengan
tehnologi canggih, bisa meminimalkan bahkan mengganti dengan barang yang
serupa.
d.
Pelanggan
Sebuah
perusahaan yang menguntungkan tergantung dalam ukuran besar pada kemampuannya
untuk menarik dan mempertahankan pelanggan dan biaya harga tinggi.
e.
Pemasok
Kekuatan
pasar pemasok dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap laba perusahaan, terutama ketika perusahaan tidak dapat
menaikkan harga secepat pemasok bisa. semakin
pemasok yang berbeda sebuah perusahaan memiliki, kontrol yang lebih
besar dapat berolahraga lebih dari pemasok
dalam hal jadwal harga, kualitas, dan pengiriman.
dalam hal jadwal harga, kualitas, dan pengiriman.
Model Daya Kompetitif Porter

2.
Startegi Sistem Informasi Untuk Menghadapi Gaya
Kompetitif
a.
Low-Cost Leadership
memggunakan sistem informasi untuk mencapai biaya
operasional terendah dan harga terendah.
b.
Teknologi Web
Menggunakan web sangat bermamfaat pada sebuah
perusahaan seperti halnya wallmark menggunakan web sebagai pengontrol
persediaan. Maka sangat membantu dalam aktifitas jual beli perusahaan tersebut.
c.
Diferensiasi produk
Dengan menggunakan sistem informasi untuk memungkinkan
produk dan layanan baru, atau sangat mengubah kenyamanan pelanggan dalam menggunakan
produk dan layanan yang ada. Mendiferensiasi produk merupakan suatu langkah
untuk meninggkatkan permintaan suatu barang dengan berinovasi dengan model
terbaru.
d.
Fokus pada Pasar Niche
Menggunakan
sistem informasi untuk memungkinkan fokus pasar tertentu, dan melayani ini target
pasar yang sempit lebih baik daripada pesaing. Dukungan sistem informasi strategi
ini dengan memproduksi dan menganalisis data untuk penjualan tersetel dan
teknik pemasaran. Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk menganalisis
pelanggan membeli pola, selera, dan preferensi erat sehingga mereka efisien
lapangan iklan dan kampanye pemasaran untuk kecil dan lebih kecil target pasar.
e.
Memperkuat Pelanggan dan Pemasok Keintiman
Menggunakan sistem informasi untuk memperketat
hubungan dengan pemasok dan mengembangkan keintiman dengan pelanggan. Dengan ini
memungkinkan pemasok lebih lead time dalam memproduksi barang. Dampak
Internet Terhadap keuntungan Kompetitif.
Teknologi Internet didasarkan pada standar universal
yang setiap perusahaan dapat menggunakan, membuat mudah bagi saingan untuk bersaing pada harga
saja dan bagi pesaing baru untuk masuk pasar hampir menghancurkan beberapa
industri dan telah sangat terancam. Misalnya, industri ensiklopedia cetak dan
perjalanan industri lembaga telah hampir
hancur oleh ketersediaan pengganti melalui Internet. Demikian juga, Internet
telah memiliki dampak yang signifikan pada ritel, musik, buku, broker ritel,
perangkat lunak, telekomunikasi, dan surat kabar industri.
3.
Nilai bisnis dan Rantai Model
Model rantai nilai menyoroti kegiatan khusus dalam
bisnis di mana
strategi kompetitif terbaik dapat diterapkan (Porter, 1985) dan di mana informasi
Sistem yang paling mungkin memiliki dampak strategis. Model mengidentifikasi Ini
tertentu, daya ungkit kritis di mana perusahaan dapat menggunakan teknologi informasi paling efektif untuk meningkatkan posisi kompetitif. Kegiatan utama yang paling langsung berhubungan dengan produksi dan distribusi
produk perusahaan dan jasa, yang menciptakan nilai bagi pelanggan.
strategi kompetitif terbaik dapat diterapkan (Porter, 1985) dan di mana informasi
Sistem yang paling mungkin memiliki dampak strategis. Model mengidentifikasi Ini
tertentu, daya ungkit kritis di mana perusahaan dapat menggunakan teknologi informasi paling efektif untuk meningkatkan posisi kompetitif. Kegiatan utama yang paling langsung berhubungan dengan produksi dan distribusi
produk perusahaan dan jasa, yang menciptakan nilai bagi pelanggan.
4.
Sinergi, Kompetisi Inti, dan Networkbased Strategi
a.
Sinergi
Ide sinergi adalah bahwa ketika output dari beberapa
unit dapat digunakan sebagai masukan untuk unit lain, atau dua organisasi pool
pasar dan keahlian, ini
hubungan menurunkan biaya dan menghasilkan keuntungan.
hubungan menurunkan biaya dan menghasilkan keuntungan.
b.
Meningkatkan Kompetensi Inti
Adapun cara lain untuk menggunakan sistem informasi
untuk keunggulan kompetitif adalah untuk berpikir tentang cara-cara yang dapat
meningkatkan sistem kompetensi inti. argumen adalah bahwa kinerja seluruh unit
usaha akan meningkat sejauh ini unit usaha mengembangkan, atau membuat, inti
pusat dari kompetensi.
c.
Strategi Jaringan Berbasis
Ketersediaan
Internet dan teknologi jaringan telah mengilhami strategi
yang mengambil keuntungan dari kemampuan perusahaan untuk menciptakan jaringan atau jaringan dengan masing-masing lainnya. Model bisnis berdasarkan jaringan dapat membantu perusahaan strategis dengan memanfaatkan jaringan ekonomi, semakin banyak sumber daya yang diberikan diterapkan untuk produksi, semakin rendah gain marjinal dalam output, sampai tercapai suatu titik di mana input tambahan tidak menghasilkan output tambahan.
yang mengambil keuntungan dari kemampuan perusahaan untuk menciptakan jaringan atau jaringan dengan masing-masing lainnya. Model bisnis berdasarkan jaringan dapat membantu perusahaan strategis dengan memanfaatkan jaringan ekonomi, semakin banyak sumber daya yang diberikan diterapkan untuk produksi, semakin rendah gain marjinal dalam output, sampai tercapai suatu titik di mana input tambahan tidak menghasilkan output tambahan.
Pertanyaan Diskusi
1.
Telah dikatakan
bahwa tidak ada hal seperti itu sebagai keuntungan strategis yang
berkelanjutan. Apakah Anda setuju? Mengapa atau mengapa tidak?
2.
Telah dikatakan bahwa keuntungan yang terdepan
pengecer seperti Dell dan Wal-Mart memiliki lebih dari kompetisi mereka
bukanlah teknologi; itu manajemen mereka. Apakah Anda setuju? Mengapa dan
mengapa tidak?
3.
Apakah sebagian maslah harus di pertimbangkan apakah
internet akan memberikan keuntungan kompetitif pada bisnis?
Jawaban:
1.
Saya setuju dengan pernyataan yang terdapat pada soal,
bahwa keuntungan strategis tidak akan selalu di dapati oleh sebuah organisasi
perusahaan barang dan jasa, dikarenakan dalam mempertahankan keuntungan terus-menerus
sangat sulit bagi perusahaan yang bergerak di pasar persaingan sempurna disna
terdapat pesaingyang mana dengan cepat meniru dengan kata lain bergerak pada bidang
yang sama dengan perusahaan yang menjadi leadmarket tadi. Dalam chapter 3 ini
di katakan bahwa untuk mempertahan market, adalah salah satu cara untuk
mempertahankannya yaitu mendiverensiasi produk, dengan cara ini kita dapat
tampil beda dengan pesaing di tambah dengan inovasi terkini maka produk kita
akan laku.
2.
Saya setuju, menurut pendapat saya dell.Inc
memenangkan kompetisi pasar di AS dengan menerapkan manajemen yang bagus, yaitu
dengan menerapkan strategi penjualan Low-cost provider, dengan strategi
tersebut dell mampu bersaing di pasar global, selanjutnya melakukan kontrak dengan
perusahaan manufaktur yang merakit produk setengh jadi, kemudian di sempurnakan
kembali oleh Dell.Inc itu sendiri. Dalam pengambilan strategi tersebut
perusahaan ini tidak terlepas dari sistem informasi sehingga bisa outsourching
produknya.
Sedangkan wal-mark, lebih
mengedepankan strategi kepemimpinan biaya dan diferensiasi, dalam
pengoperasiannya wal-mark lebih mengedepankan Tehnologi Informatika (TI),
sebagaiman mereka membangun jaringan satelit cangging yang menghubungkan point
of sales di semua tokonya. wal-mark melakukan strategi inovasi dengan
mengedepankan TI sehingga akan memangkas biaya, meningkatkan kualitas,
efisiensi, layanan pelanggan, dan memangkas waktu di pasar.
3.
Menurut saya internet sangat berprngaruh terhadap mencapai
keuntungan yang kompetitif, dalam dunia internet, world wide web lebih
khususnya. Internet sangat berperan penting karena dengan adanya internet
informasi sangat mudah untuk di akses. Internet juga berdampak negatif bagi
perusahaan yang bergerak non-online seperti percetakan ekslopedia, mereka akan
hilang pangsa pasarnya akibat dari internet. Internet menciptakan parar baru
dengan produk yang baru, model bisnis yang beragam, sehingga tercipta peluang
baru yang membuat persaingan lebih kompetitif.